Tuesday, September 13, 2011

Terbuka

bersikap terbuka bagi gue adalah hal yang sama pentingnya dalam kita berkomunikasi. bukan berarti kita harus terbuka secara 100% terhadap semua hal, dimana kita membocorkan sebuah rahasi yang tidak serharusnya dipublikasikan.

ini adalah pengalaman gue, dan baru-baru ini aja gue ngalamin. jadi begini kisah hidupku :)



gue ada gak suka sama satu orang di sekolah gue, dan gue ngerasa sangat gak sreg pas dia ngomong atau melakukan sesuatu. rasanya pengen ambil keris, tusuk ke dada dia dan puter-puter tuh keris. entah kenapa, setiap dia mengeluarkan suara dari mulutnya, pengen gue staples itu mulut. percaya atau gak, gue sering banget ngomongin dia di belakang dengan inisial yang mungkin beda banget. kita sebut dia sih Pohon. jadi sih Pohon ini adalah anak baru di angkatan gue, dan menurut pandangan manusiawi gue, dia adalah seorang yang sombong yang suka memamerkan apa yang ia punya. bukan secara materi tapi otak. rasanya gue pengen banget bikin dia gak ada lewat di pikiran gue, dan lagi gaya bicaranya juga terlihat angkuh.

but, baru aja kemarin, gue berhasil dan sekarang gue ngerasa lega, karena gue berhasil . . . TERBUKA sama dia, gue kasih tau ke dia, apa yang gue gak suka dan apa yang gue pengen lu ubah. mungkin pandangan gue berbeda sama yang lain, tapi gue cuman ngerasa kalo lu salah. pastinya seorang itu gak akan ngakuin kesalahan dia di kesempatan pertama, dan pastinya gue banyak salah juga, maka dari itu gue juga minta bantuan ke Pohon buat bantu gue berubah kalo sindrom pamer gue atau negatif lainnya lagi muncul :)

and you know what ? gue ngerasa lega banget, beban yang uda ada di punggung gue selama masuk pertama sekolah berasa ilang, walaupun tugas mashi numpuk berat dan penggalauan massal di kelas numpuk di hati, gue masih bisa berasa lega.

ada seorang Pria berkata ke gue, Apa yang lu khotbahin, itu yang lu lakukan. gue sering suruh orang buat ini itu, tapi nyatanya gue sendiri aja gak becus, dan gue ngerasa gue cuman sampah yang bisa ngebual. tapi nyatanya, gue mau kasih tau, gue suruh lu pada terbuka, dan gue berhasil terbuka ke salah seorang yang gue pernah benci dan pernah gue maki dari belakang.

'seorang teman yang baik gak akan pernah jatohin temannya ke lubang yang sama dengan lubang yang kita jatuh' alias seorang teman yang baik gak munkin mau temennya terjerumus ke suatu tempat dimana, ia sendiri pernah terjerumus.

so, this is it. the post, walau emang lebih berisi tentang curcol seorang pemuda bernama Ervan, tapi gue ngerasa bangga karena gue berhasil ngelakuin hal yang mungkin gue sendiri ragu banget bisa ngelakuin.

so, Good Night Guys :)

p. s. bagi lu yang ngerasa adalah tokoh dalam cerita ini, gue gak mau menyinggung gue cuman mau ngeshare ke temen lain, gimana rasanya bisa terbuka sama orang lain :)

Read more!

Friday, September 9, 2011

Malming, Episode 2 - Kita adalah sama


Kita adalah sama, diciptakan sederajat dan setingkat. Kita adalah manusia, ciptaan yang paling mulia. Kita adalah satu, satu bangsa dan tanah air. Kita adalah generasi penerus. Kita adalah kumpulan pemuda-pemudi yang bersiap-siap untuk masa depan. Kesimpulannya, kita adalah sama.


Seringkali kita membeda-bedakan orang, dari segi pertemanan. contoh, kita lebih suka ngobrol sama orang yang kaya, karena kita orang kaya jadi temennya harus orang kaya. atau, kita hanya bergaul kepada mereka yang fasih berbahasa inggris. Milih-milih teman.



Di lingkungan sekolah misalnya, tentang masalah senioritas. mungkin bagi junior, bertemu dengan senior adalah mimpi buruk di tengah siang bolong. atau, menjadi minoritas. dsb.

kemarin, gue diingatkan akan hal yang sama diantara kita. kita adalah sama. mengasihi sesama seperti dirimu sendiri, kasihilah sesamamu manusia, menolong untuk sesama dan masih banyak lagi kata-kata.

mungkin bagi kebanyakan orang, bergaul bersama kaum atau kelompoknya adalah jalan yang benar, mereka cenderung memilih teman. tetapi justru dengan memilih teman ini, kemungkinan elo bisa gak eksis karena lu lebih memilih 'kelas' itu daripada 'kelas universal'. banyak orang tua yang bilang lu harus bisa selektif dalam berteman, bukan berarti lu harus memilah-milah teman berdasarkan suatu hal yang dikatakan tidak memberikan dampak kepadamu. selektif dalam konteks yang orang tua lo bicarain adalah, selektif terhadap pergaulan yang buruk dan baik. pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik, karena pergaulan ini lo malah bisa jatoh. itu konteksnya.

jadi, gue saranin kalo lagi bertemen jangan memilih-milih teman, karena dengan kita berteman dengan banyak orang, tentu aja koneksi kita bakal lebih bagus dalam arti luas. selain itu, lu bakal bisa nemuin banyak tantangan, seperti cara baru buat nolongin temen lu yang mungkin lagi kesusahan dan masih banyak lagi :)

Jujur aja, gue termasuk seorang yang selektif, selektif yang ketat. orang yang gak cocok ama gue, langsung gue buang. Tapi itu GUE yang DULU, sekarang gue lebih milih universal. gue berteman sama siapa aja, tetapi yang kasih pengaruh buruk tentu aja gue tinggalin. =)

Mulai sekarang lo coba deh berteman sama siapa aja, siapapun dan lu bakal nemuin sesuatu yang mungkin belum pernah lu alamin. sebuah Pengalaman yang Berharga =)

sekian dari Episode Saturday Night gue, yang lagi malming ama Keyboard dan Mouse gue Ucapkan Selamat Malming =)

*post ini tidak bermaksud menyinggung pihak manapun, jikalau ada kata yang menyinggung mohon dimaafkan, gue gak bermaksud.


Read more!

Wednesday, September 7, 2011

Laporan Harian #1

Lapor : Hari ini gue lagi nyobain racunin orang main blog, semoga dengannya dia main blog followers gue bisa nambah LOL

Lapor : FOLLOWERS GUE NAIK 1 ORANG ! entah mau diem, seneng atau sedih gue ngerasa biasa aja tuh :|

Lapor : Hari ini, gue belajar banyak hal, bahwa jika udah berminat berbuat baik, pasti ada jalan yang ngebantu minat ini, dan bukan malah menjatuhkan kita. inget ! bukan Keadaan yang ngerusak kita, tapi kita yang milih Keadaan itu menjadi rusak. it is all about me not about you :)

sekian untuk laporan hari ini :) semoga besok semakin baik dan baik, semua baik kalo kita menganggap semua itu baik :)

Read more!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...