Wednesday, July 25, 2012

Express day 5

Serial Expressive Day bakal dipostingkan terbit setiap hari rabu, karena kalau minggu waktunya terlalu mepet sama Serial Malming.

Pernah ngerasain gak sih gak enaknya kalau internet lagi gak nyala serunya hari tanpa internet? Tanpa sadar dalam sehari banyak banget kegiatan kita yang berhubungan dengan internet atau dunia maya. Twittering, facebooking, blogging, ngaskus, 9gag-ing, stalkerin orang dan masih banyak. Gue pernah ngerasain dan itu rasanya kayak di goa. Apalagi seorang geek atau gamer atau forumers atau sejenisnya, sehari tanpa internet rasanya adalah siksaan sehari hidup.


Pernah ngalamin yang kayak di video? Gue sendiri sih pernah, tapi gak selebai itu endingnya. Nah, kalau elu? Mungkin lebih heboh dari yang di video. Hahaha. Gpplah, toh cara orang mengekpresikan dirinya kan berbeda-beda :D

Sekian dari post kali ini, ditunggu ya expressive day selanjutnya :D

Read more!

Monday, July 23, 2012

Bagian 4

Bagian 3
ALDO

Ketika, kurasakan sudah ada ruang di hatiku yang kau sentuh.
Dan ketika, ku sadari sudah tak selalu indah cinta yang ada.
....

"Suara petikan dawai bersenar itu, makin indah ditambah suara merdu Aldo. Ya, Aldo sedang bertengger di jendela sembari bermain gitar. Entah apa yang ditatapnya. Matanya sendu melihat ke arah rembulan. Cahaya rembulan menyinari wajahnya. Sedih nampaknya." Gumam Jamdi (jam dinding).

Bila memang, ku yang harus mengerti mengapa cintamu tak dapat ku miliki.
Salahkah ku bila kau lah yang ada di hatikuuuuu uuuuu ....

Mendadak hp Aldo berdering, seketika itu juga Aldo berhenti bermain gitar karena mendengengar dering ringtone yang keluar dari Nokianya .

"Babe, cowok kesayangan kamu nelfon tuh. Putra cayang dihujung sanach :*." Nokia berkata dengan lantang, walau ia tau Aldo tidak akan pernah mengerti dirinya. Aldo mengambil telefonnya.

"Halo.." Sapa Aldo.

"Baby, sedang apa kamu? Aku rindu sama kamu disini. Aku dengar kemarin kamu udah baikan ama Manda ya? Sejujurnya aku cembu-" Sahut Putra dari ujung sana dengan amat gembiranya.

"Homo." Balas Aldo dengan datarnya. "Pasti elu yang ganti ringtone hp gue ye? Pas minggu lalu kita pergi makan bareng."

"Ih baby, gahar banget sih. Iya, kamu bermasalah dengan itu? Biar kamu inget teyuch sama akuch.. Anyway, lagi ngapain bro?"

"Berisik! Biasa, lagi sentil-sentil senar. Tumben nelfon gue, ada apaan nih?"

"Aku hamil bro. Lawak lu." Putra tertawa kecil. "Nggaklah. Gue ngerasa ada beda sama lu belakangan ini. Seminggu ini tepatnya. Masih bermasalah sama Manda?"

"Well, begitulah." Aldo mendengus.

"Gue hadir untuk mendengarkan. Akuch disinich untuks kamuch sajach. Muaaach."

"Put gue mules nih. Hmm. Udah seminggu ini Manda selalu matiin hp kalau gue sms atau telfon. Gue dateng ke rumah, pembantunya bilang nona gak di rumah. Bingung gue put. Gak ada petunjuk. Argh!"

"Oh, emang masalah awalnya bagaimana sih? Inti dari permasalahan lu ini?"

"Awalnya cuman miskomunikasi. Dia pengen gue dateng ke rumah dia, tapi gue gak bisa. Lagi ada keperluan penting-" Belom selesai Aldo bicara, Putra langsung memotong. "Keperluan penting, tapi mention-mentionan terus sama Shilla. Hehe."

"Put? Gue gak ama Shilla. Ya ampun. Mention sebagai temen emang gak boleh? Sedeket-deketnya di twitter gak akan sedeket di dunia riil kan?"

"Iya sih, tapi Shilla kayaknya suka sama lu deh. Liat aja di kampus, suka senyum-senyum sendiri kalau lagi sama lu. Terus suka ngeliatin elu. Inilah cinta bro. Cinta!"

"Sebenernya sih terserah lu." Wajah Aldo tampak tidak senang.

"Santai dong bro. Walau lu sayang sama Manda, tapi kalau Mandanya udah bisu lu harus berpikir juga dong. Bro bro, udahan dulu ya. Dipanggil cayangku nih. Hehe."

"Bye, titip salam ke cayangmu." Aldo mematikan hp.

"Ya, dapat dilihat Aldo kembali memalingkan wajah ke jendela. Tatapan yang sama lagi." Komentar bung Jamdi.

Mungkinkah yang dikatakan itu benar, Manda, apakah itu benar?
Bahwa kamu sudah bisu. Diam. Mempermainkan aku?
Hmm. Terima kasih. Kamu perlu tau, aku masih tetap mencintaimu.

"Aldo, aku masih tetap ada disini. Entah kamu mau apakan aku, tapi aku akan setia menemani." Batin Nokia yang seolah membaca pikiran Aldo. "Mungkin cara Putra adalah yang terbaik, mungkingkah?!"

Entahlah

Bersambung. . . 

*Kejadian hanya sebuah fiksi, jikalau ada kesamaan kejadian dan tempat berarti cuman kebetulan.
Lirik lagu : Maliq and D'Essentials - Untitled, Ringtone: It's Your Bro Friend Calling For a Man Date

Read more!

Sunday, July 22, 2012

Express day 4

Satu video dari sekian video dance cover yang gue temui, ini salah satu yang terbaik. Kenapa? Karena itu dilakukan di FJ UPH! Sebuah tempat gue menyantap sepiring nasi dan lauk dengan harga yang mengorek dompet sedikit lebih dalam. Inilah I'll Be Back - 2PM - By 7PM (Dance Cover).


Video penyanyi aslinya yang ini



Coba mainin secara berbarengan deh. Video kedua dimulai pas video pertama udah 16 detik. Kurang lebih sih gitu.

Miripkah? Bagi gue lumayan mirip loh, walau gak 100%. Wajar kan sih penyanyi udah profesional dan merekalah yang sering berlatih pake koreografi ini. Tampaknya wabah K-Pop udah menjalar benar-benar jauh. Percaya atau gak, gue hafal loh gerakan awal yang angkat tangan. Sudah sekitar setahun gue tau lagu ini. Lol. K-Pop udah menjalar sampai lingkungan gue. Hahahaha.

Ini sedikit info tentang mereka (7PM):
This is 7PM performance on "Let's Dance" K-Pop Dance Cover Competition in Universitas Pelita Harapan held by UKM K-Community..
They won the 1st place.. and best MVP is also came from the member
Gak aneh kan? Karena mereka cukup ekspresif makanya mereka bisa juara satu dan .... masuk blog gue untuk postingan kali ini. Salah satu personel dari 7PM ini ada yang jadi guru loh di sekolah. Guess who? Hehe. Jangan lupa cek express day episode lainnya dan post lainnya :) Selamat sore.

Read more!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...